Selasa, 12 Desember 2017

Sejarah Radio

Sebagaimana yang disebutkan diatas, cikal bakal perkembangan radio ialah ditemukannya gramofon atau phonograph. Adalah Thomas Alfa Edison, salah satu ilmuan dan pengusaha paling berpengaruh dalam sejarah, yang berhasil menemukan phonograph di tahun 1877. Setelah itu dua ilmuan cerdas, Helmholtz Hertz dan James Clerk Maxwell, melakukan riset mengenai fenomena elektromagnetik. Mereka melakukan eskprimen tenatang gejala elektromagnetik dan berhasil menemukan gelombang radio.

Mereka berkesimpulan bahwa gelombang radio mampu merambat dengan bentuk bulatan. Di tahun 1887, Heinrich Hertz mampu melakukan pengiriman dan penerimaan gelombang radio. Hingga akhirnya di tahun 1901, ilmuan bernama Guglielmo Marconi berhasil mengirimkan sinyal dan diterima oleh suatu alat penerima. Beliau mengirim sinyal berupa titik dan garis dari suatu pemancar menggunakan gelombang elektromagnetik. Dengan penemuan inilah, banyak yang menasbihkan Marconi sebagai penemu radio.

Sejarah Radio di Masa Perang


Radio memegang peranan yang juga cukup penting dalam masa masa peperangan. Radio mulai jamak digunakan pada sektor maritim untuk mengirimkan pesan telegraf memakai sandi morse. Sandi morse yang terdiri dari titik dan garis ini dikirimkan antara kapal dan darat. Salah satu contoh populer dari pemakaian radio di zona maritim adalah penggunakan radio oleh Angkatan Laut Jepang. Mereka menggunakan radio sebagai alat untuk memata matai pasukan Rusia di masa Perang Tsushima. Selanjutnya kapal kapal komersial juga menggunakan radio sebagai alat komunikasi antar kapal maupun kapal dengan operator di darat. Pemakaian radio di kapal yang cukup populer adalah peristiwa tenggelamnya kapal Titanic di tahun 1912. Pada peristiwa tersebut, dilakukan komunikasi antara kapal Titanic dengan kapal lain yang dekat dan komunikasi dengan stasiun di darat.

Di masa Perang Dunia II, radio masih digunakan secara masif oleh kedua pihak yang berperang. Mereka memakai radio untuk mengirimkan perintah antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut yang mereka miliki. Jerman pada saat itu berhasil menggunakan radio sebagai pesan diplomatik ketika saluran kabel bawah laut mereka diputus oleh Inggris Raya. Siaran radio mulai muncul di sekitar tahun 1920-an. Radio menjadi cukup popular di kawasan Eropa dan Amerika Serikat. Sebelum masa perang, radio banyak digunakan untuk riset, pencarian koordinat pesawat dan kapal dengan memakai radar.

Sejarah Radio AM (Amplitude Modulation)


Radio AM (Amplitude Modulation) adalah jenis radio yang menggunakan prinsip kerja modulasi gelombang radio dan audio. Baik gelombang radio dan audio memiliki besaran yang tetap, namun dengan proses modulasi, amplitudo gelombang radio akan disesuaikan dengan amplitudo gelombang audio. Dalam konsep ini, gelombang radio menjadi gelombang pengantar atau carrier sementara gelombang suara akan menjadi gelombang pembawa informasi.

Sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya, Guglielmo Marconi adalah ilmuwan awal yang mengembangkan jenis radio AM DI mampu mengirimkan sinyal suara dengan jarak jauh, yakni sekitar 12 mil. Marconi berhasil mengirimkan informasi melalui udara antara Inggris dan Prancis menggunakan osilator Tesla. Di tahun 1904, John Fleming mampu membuat tabung audion yang selanjutnya dipakai sebagai alat penerima sinyal informasi dengan gelombang radio. Selanjutnya, ilmuwan Lee deForest mampu mengembangkan tabung elektron yang disusun oleh tiga bagian yang disebut triode audion.

Alat ini merupakan pengembangan penemuan Fleming sebelumnya. Meski begitu, sinyal yang mampu ditangkap masih tergolong lemah. Di tahun 1912, ditemukan radio amplifier oleh Edwin H Armstrong sebagai solusi dari masalah ini. Radio amplifier mampu memperkuat gelombang radio dengan menangkap sinyal radio dari transmisi elektromagnetik dan memberikan sinyal feedback dari tabung. Proses ini mammpu memperkuat sinyal sebanyak 20 ribu kali per detik. Suara yang dapat ditangkap oleh receiver menjadi lebih kuat dengan penggunaan amplifier ini. Penemuan Armstrong ini juga merupakan salah satu tonggak penting dalam sejarah radio di dunia. Saat ini amplifier masih banyak digunakan dalam teknologi sehari hari di pesawat radio yang kita gunakan

Sejarah Radio FM (frequency modulation)


Radio FM (frequency modulation) adalah jenis radio yang memodulasi frekuensi gelombang radio. Gelombang penghantar, dalam hal ini gelombang radio, dimodulasi frekuensinya mengikuti gelombang pembawa informasi atau gelombang suara. Perbedaan antara radio AM dan FM adalah jenis modulasi yang dilakukan, dimana radio AM memodulasi amplitudo gelombang sedangkan radio FM memodulasi frekuensi gelombang. Pengembangan radio FM merupakan dampak dari kekurangan yang dimiliki radio AM, yang dikembangkan sebelumnya.

Radio AM memiliki kekurangan sangat rentan terhadap interferensi khususnya oleh gangguan cuaca. Armstrong memulai risetnya untuk menggunakan modulasi gelombang dengan membuat amplituodo gelombang radio konstan. Di tahun 1933, ia berhasil mengembangkan radio FM dengan hasil suara yang lebih baik, jernih dan kuat terhadap gangguan cuaca. Meski penemuan ini sangat bermanfaat, radio FM tidak langsung dinikmati publik secara masal. Hal ini dikarenakan tingginya biaya penggantian transmitter dan receiver yang sebelumnya menggunakan prinsip radio AM.

Di tahun 1940, Armstong memulai membangun stasiun radio FM pertama di dunia. Meski begitu banyak penghalang yang membuat radio FM tidak dapat berkembangan secara pesat. DI akhir tahun 1960, radio FM baru mulai populer sebagai pengganti radio AM.Setelahnya, radio FM menjadi pilihan terbaik untuk saluran komunikasi.

Sumber : http://sejarahlengkap.com/teknologi/sejarah-radio

6 Tahapan Pengolahan Minyak Bumi

Bensin, solar, gas LPG, aspal, avtur, dan lilin merupakan beberapa contoh produk turunan yang dihasilkan dari proses pengolahan minyak bumi mentah. Proses pengolahan minyak bumi yang dilakukan untuk membuat minyak mentah menjadi siap guna rupanya terjadi dalam alur yang cukup panjang. Minyak mentah yang terdiri dari berbagai bahan awalnya dipisahkan berdasarkan titik didihnya menjadi beberapa fraksi melalui proses destilasi. Fraksi-fraksi tersebut kemudian dimurnikan, diperbaiki struktur molekulnya, kemudian dibersihkan dari bahan pengotor, dan terakhir ditambahi dengan bahan-bahan aditif hingga menjadi produk bahan bakar yang siap guna.

Proses Pengolahan Minyak Bumi


Jika Anda ingin tahu bagaimana minyak bumi diolah sehingga menjadi produk yang siap guna, ikuti bagan atau diagram alir dan tahapan yang menjelaskan proses pengolahan minyak bumi berikut ini.

1. Destilasi atau Fraksinasi 

Tahap pertama yang harus dilalui dalam proses pengolahan minyak bumi mentah adalah destilasi. Destilasi (sering pula disebut fraksinasi) adalah proses pemisahan fraksi-fraksi dalam minyak bumi berdasarkan perbedaan titik didih. Proses destilasi biasanya dilakukan pada sebuah tanur tinggi yang kedap udara. Minyak bumi mentah dialirkan ke dalamnya untuk dipanaskan dalam tekanan 1 atmosfer pada suhu 370°C.


Pemanasan minyak mentah ini kemudian membuat fraksi-fraksi dalam minyak bumi terpisah. Fraksi yang memiliki titik didih terendah akan berada di bagian atas tanur, sedangkan fraksi yang memiliki titik didih tinggi akan berada di dasar tanur. Beberapa fraksi dari proses destilasi minyak bumi ini sudah dijelaskan pada artikel terdahulu tentang fraksi-fraksi minyak bumi.


2. Cracking 

Fraksi-fraksi yang dihasilkan dari proses destilasi kemudian dimurnikan (refinery) melalui proses cracking. Cracking adalah tahapan pengolahan minyak bumi yang dilakukan untuk menguraikan molekul-molekul besar senyawa hidrokarbon menjadi molekul-molekul hidrokarbon yang lebih kecil, misalnya pengolahan fraksi minyak solar atau minyak tanah menjadi bensin. Proses cracking dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu cara panas (thermal cracking), cara katalis (catalytic cracking), dan hidrocracking. 

3. Reforming

Setelah dilakukan pemurnian melalui cracking, tahap pengolahan minyak bumi dilanjut dengan proses reforming. Reforming adalah proses merubah struktur molekul fraksi yang mutunya buruk (rantai karbon lurus) menjadi fraksi yang mutunya lebih baik (rantai karbon bercabang) yang dilakukan dengan penggunaan katalis atau proses pemanasan. Karena dilakukan untuk merubah struktur molekul, maka proses ini juga bisa disebut sebagai proses isomerisasi.

4. Alkilasi dan Polimerisasi 

Setelah diperbaiki struktur molekulnya, fraksi-fraksi yang dihasilkan dari pengolahan minyak bumi mentah kemudian melalui proses alkilasi dan polimerisasi. Alkilasi adalah tahap penambahan jumlah atom pada fraksi sehingga molekul fraksi menjadi yang lebih panjang dan bercabang. Proses alkilasi menggunakan penambahan katalis asam kuat seperti HCl, H2SO4, atau AlCl3 (suatu asam kuat Lewis). Sedangkan polimerisasi adalah tahap penggabungan molekul-molekul kecil menjadi molekul yang lebih besar dalam fraksi sehingga mutu dari produk akhir akan lebih meningkat. 

5. Treating

Treating adalah proses pemurnian fraksi minyak bumi melalui eliminasi bahan-bahan pengotor yang terikut dalam proses pengolahan atau yang berasal dari bahan baku minyak mentah. Bahan-bahan pengotor yang dihilangkan dalam proses treating tersebut antara lain bau tidak sedap melalui copper sweetening dan doctor treating, lumpur dan warna melalui acid treatment, parafin melalui dewaxing, aspal melalui deasphalting, dan belerang melalui desulfurizing. 


6. Blending

 Tahap terakhir yang dilalui dalam proses pengolahan minyak bumi sehingga menghasilkan bahan siap guna adalah proses blending. Blending adalah tahapan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk melalui penambahan bahan-bahan aditif ke dalam fraksi minyak bumi. Bahan-bahan aditif yang digunakan tersebut salah satunya adalah tetra ethyl lead (TEL). TEL adalah bahan aditif yang digunakan menaikkan bilangan oktan bensin. 


Sumber : http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/08/6-tahapan-pengolahan-minyak-bumi.html


Manfaat Pohon Bagi Makhluk Hidup


Semua orang pasti tahu apa arti penting pohon bagi dunia dan bagi kehidupan kita, akan tetapi berapa banyak orang yang sadar apa sih sebenarnya arti pohon bagi kehidupan kita?

Memberi oksigen, Mencegah banjir, Mencegah longsor dan sebagainya.. itu didalam percakapan dan debat-debat kita.. tetapi faktanya ? saat semua tau bahwa pohon itu pemberi oksigen bagi kita, masih banyak juga yang menebangnya, kita semua tau bahwa pohon dapat mencegah banjir tetapi masih banyak juga pohon yang mengaliri sungai-sungai kita, semua tau bahwa pohon bisa mencegah longsoran tetapi masih banyak juga yang cuek terhadap kegunaan pohon di pinggiran sungai dan tebing. Coba tanya dalam hati, apa sih kegunaan pohon bagi kita? Sudahkah kita mengerti sepenuhnya? Atau hanya sekedar tau bahwa pohon itu penting? Atau hanya untuk memenuhi memori di otak kita? Sudah saatnya berbuat. Gak zaman lagi berkata tanpa ada perbuatan.

Nah, sebelum lebih jauh membahas tentang pohon, ada baiknya kita memahami pengertian pohon. Menurut batasan yang umum, pohon adalah tumbuhan yang batangnya berkayu dan bercabang. Batang pohon utama berdiri dan berukuran lebih besari dibanding cabang-cabangnya. Banyak sih tumbuhan yang berdaun, namun tidak termasuk ke dalam kategori pohon. Ada juga tumbuhan berbatang kayu tapi tidak meninggi, malah cenderung menyebar menutupi tanah. Inilah yang disebut dengan tumbuhan perdu. Mawar, Melati adalah contohnya. Ada juga jenis tumbuhan yang disebut pohon semu. Tumbuhan ini berbatang dan tumbuh tinggi, namun batang tersebut tidak berkayu. Contoh tumbuhan ini adalah pohon pisang dan pepaya.

Menurut ekologist, orang yang ahli di bidang ekologi, definisi pohon adalah suatu organisme dari komponen ekosistem yang berinteraksi satu dengan yang lainnya, serta mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Karenanya, pohon yang tumbuh di satu tempat, berbeda dengan pohon yang tumbuh di tempat lainnya. Batang pohon yang ukurannya paling besar adalah penghubung utama antara akar dengan tajuk pohon. Dari akar tersebut, batang pohon dengan lapisan kulit bernama kambium menyalurkan air dan mineral ke tajuk pohon atau kanopi. Setelah diolah dari kanopi asupan air dan mineral yang telah diolah disebarkan ke seluruh bagian pohon melalui cabang-cabang. Sementara, daun yang berisi klorofil bertugas menyerap sinar matahari untuk mengolah menjadi energi dan gula. Ketika berbunga dan kemudian menjadi penyerbukan, hasil penyerbukan tersebut kemudia di simpan dalam buah. Dan buah-buah itulah yang kemudian dinikmati oleh manusia.

Kumpulan pohon alami adalah hutan. Di dalamnya banyak sekali terdapat jenis pohon dan bisa mencapai hingga 4000 pohon. Sebelum tahun 2000, hutan Indonesia dianggap paru-paaru dunia karena hutannya yang masih banyak. Konon, lebih dari 67% hutan dunia itu telah berada di wilayah Indonesia. Namun sayang, karena ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab, hutan Indonesia banyak dihilangkan dalam kurun waktu yang begitu singkat.

Cukup cuap-cuapnya.. seandainya kita perhatikan, seluruh kehidupan kita ini bergantung sama pohon lho, berikut ini adalah beberapa fungsi pohon untuk kelangsungan hidup kita :

1. Produsen

Di alam, terjadi proses hubungan timbal balik, ketergantungan antarkomponen selalu melibatkan unsur tanaman. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Rantai makanan dan piramida makanan, misalnya. Ketiganya menempatkan tanaman pada posisi strategis, yaitu sebagai penyedia makanan atau produsen.
Oleh karena itu, bila tanaman yang bertindak sebagai produsen sampai terganggu keberadaannya atau bahkan terancam kepunahan, dapat dipastikan semua makhluk hidup lain pun akan terancam kepunahan pula.

2. Menahan Laju Air dan Erosi

Fungsi pohon lainnya adalah untuk menahan laju air. Menurut penelitian, hutan mampu membuat lebih banyak air yang terserap ke dalam tanah 60-80 persen. Dengan kemampuan ini, keberadaan pohon dapat meningkatkan cadangan air tanah. Selain dapat menahan laju air, akar pohon berfungsi erosi tanah. Tanah yang terkikis akan masuk ke aliran sungai dan menyebabkan terjadinya endapan.

3. Menjaga Kesuburan Tanah

Air hujan yang langsung jatuh ke tanah dapat menyebabkan lapisan tanah bagian atas yang berhumus dan subur menjadi tergerus sehingga mengakibatkan menurunnya kesuburan tanah. Bila permukaan tanah banyak ditanami pohon, saat hujan turun, butir-butir airnya tidak langsung menimpa permukaan tanah, tetapi ditahan oleh daun, ranting, dan batang pohon, sehingga mengurangi gaya gerus air terhadap tanah.

4. Menghasilkan Oksigen dan Mengurangi Karbondioksida

Oksigen adalah gas yang diperlukan manusia dan hewan untuk bernapas. Sementara pohon, memiliki kemampuan untuk melakukan fotosintesis yang menghasilkan gas oksigen dan gula. Di saat bersamaan atau saat fotosintesis berlangsung, tanaman menghisap gas karbondioksida.
Gas karbondioksida adalah gas yang sangat beracun. Bila dalam jumlah yang berlebihan, akan menimbulkan efek rumah kaca. Berdasarkan penelitian, setiap 1 hektar hutan tropis dapat mengubah 3,7 ton CO2 menjadi 2 ton O2

5. Lingkungan Menjadi Nyaman

Lingkungan yang rindang dan banyak ditumbuhi pepohonan akan terasa lebih nyaman, sejuk, mencegah kebisingan dan kepanasan, serta menambah indah pemandangan. Hal tersebut akibat proses evapotrenspirasi pada tanaman dapat menyebabkan suhu di sekitarnya menjadi lebih rendah dan kadar kelembapannya meningkat.

6. Mengurangi Zat Pencemar Udara

Kegiatan pabrik banyak menghasilkan asap tebal yang pekat dan mengandung karbondioksida. Begitu pula, kegiatan pembakaran yang menggunakan bahan bakar minyak. Selain karbondioksida, asap tersebut mengandung sulfur dioksida dan asam sulfat. Zat-zat tersebut apabila bercampur dengan air hujan akan menghasilkan hujan asam yang membahayakan kesehatan kulit serta menimbulkan korosi.

Nah diatas adalah beberapa contoh dari sekian banyak manfaat pohon bagi kelangsungan hidup kita, andai kita lebih memperhatikannya lagi, mungin tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.

Sumber : https://rioardi.wordpress.com/tentang-pohon/arti-penting-pohon-bagi-kehidupan/

Kamis, 16 November 2017

Bumi Bulat Atau Datar?

              Kali ini saya akan membahas tentang planet yang di tinggali oleh jutaan,milyaran,bahkan triliuanan makhluk hidup yaitu planet bumi, apakah kalian tahu planet yang bernama bumi ini bentuknya bulat atau datar?, banyak yang bilang bulat, namun juga ada yang bilang datar. kenapa? yaa pasti pendapat orang berbeda-beda dan memiliki argumennya masing-masing.


                 saya membaca di google dan dilansir oleh Live Science, sebenarnya banyak cara untuk membuktikan bumi tanpa menggunakan satelit, mulai dari yang lowbudget dan gampang hingga membutuhkan uang yang lebih.

                Pertama, melalui kapal yang berlayar di atas lautan. Cara ini sebetulnya telah diajarkan sejak sekolah menengah melalui pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Namun, mari kita bahas lebih jauh.

                Saat kapal berlayar meninggalkan dermaga, bagian dalam kapal akan menghilang ditelan cakrawala duluan daripada dengan tiang kapal, itupun juga berlaku untuk sebaliknya.

                Pada 1881, sebuah teks pertama tentang bumi datar yang disebut “Astronomi Zetetik” berusaha menyanggah fenomena kapal di lautan. Alasannya, penghilangan kapal hanyalah akibat dari ilusi yang dibawa oleh perspektif mata.

                Jika kalian ingin membuktikannya sendiri, bawa sebuah alat teropong dan pergi ke pelabuhan. Dengan daya penglihatan yang lebih akurat, kapal masih akan menghilang di bawah kurva bumi.

               

                      Kedua, perhatikan bintang. Cara ini kali pertama ditemukan oleh filsuf Yunani Aristoteles pada 350 SM. Garis lintang yang berbeda akan menciptakan perbedaan konstelasi bintang, misalnya Bintang Biduk dan rasi bintang Crux.

                     Bintang Biduk akan selalu bisa dilihat pada garis lintang 41 derajat utara atau lebih tinggi. 7 bintang kalau dilihat sekilas seperti sendok itu gak akan keliatan jika kalian berada di bawah 25 derajat selatan. bagian utara Australia yang merupakan utara yaitu lintang tersebut, Bintang Biduk hampir tak terlihat bahkan tidak bisa dilihat di atas cakrawala.

                     Begitu juga dengan yang rasi bintang Crux yang berada di belahan bumi selatan. Rasi bintang tersebut tak akan terlihat bila Anda tidak cukup selatan hingga berada di Florida Keys.

                     Perbedaan ini hanya dapat dijelaskan karena bumi berbentuk bulat. Sebab, bila bumi berbentuk piringan, bintang biduk dan rasi bintang Crux akan bisa dilihat dari bagian bumi mana pun.

                     Ketiga, perhatikan gerhana. Lagi-lagi kita akan menengok pada pembuktian Aristoteles. anak buah Plato itu melakukan percobaan/eksperimen pada saat gerhana bulan terjadi. Saat itu, bayangan bumi di wajah matahari terlihat melengkung. Fenomena gerhana matahari menandakan bahwa bulan, bintang, dan planet saling mengorbit satu sama lain.

                    Jika bumi datar, dan matahari dan bulan merupakan benda kecil yang melayang di atasnya, gerhana matahari total yang terjadi di Amerika Utara pada Agustus 2017 lalu menjadi sulit dipahami.

                   Keempat, panjatlah pohon. Cara ini sangatlah mudah dan setiap orang bisa melakukannya. Dengan naik ke tempat yang lebih tinggi, Anda bisa melihat lebih jauh dari sebelumnya.

                  Kelengkungan bumi hanya akan memberikan jarak pandang yaitu sejauh lima kilometer ke depan. jika bumi datar, seharusnya jarak pandang yang bisa dilihat sama saja berapapun ketinggian kalian.

                  Kelima, jika Anda cukup beruntung dengan punya banyak uang, naiklah penerbangan keliling dunia. Perusahaan penerbangan AirTreks telah menyediakan jasa seperti itu.

                 menurut sumber yang saya baca yang dipublikasikan kedalam jurnal Applied Optics tahun 2008, kurva Bumi agak terlihat pada ketinggian sekitar 10 kilometer, selama Anda punya sudut pandang 60 derajat.

                  Lengkungan ini semakin terlihat ketika Anda mencapai ketinggian 15 kilometer, sesuatu yang dulu mudah dicapai oleh para penumpang pesawat jet Concorde yang terbang pada ketinggian 18 kilometer.

                  Keenam, melalui balon cuaca. percobaan ini pernah dilakukan oleh mahasiswa/mahasiwi  di University of Leicester dan kejadiannya baru-baru ini pada bulan Januari 2017 yang mengikatkan kamera di balon cuara. Naik hingga naik 23,6 kilometer, rekaman menunjukkan adanya lengkungan cakrawala.


              Terakhir, cara yang sangat gampang dan lowbudget ialah membandingkan bayangan. Cara ini pernah dipakai oleh penemu matematika asal Yunani ialah Eratosthenes untuk menghitung keliling bumi.

              dia mencoba membandingkan bayangan titik balik matahari antara Aswan dan Alexandria yang lebih duluan ada di utara. pada pukul jam 12 siang, matahari berada di atas kepala tidak menghasilkan bayangan pada saat Eratosthenes ada dilokasi Aswan. Dan itu berlaku untuk sebaliknya juga.

              Mari bayangkan jika bumi datar. Perbedaan panjang bayangan tentunya sama saja bohonh karena posisi matahari relatif akan sama terhadap darat. maka dari itu kami dapat menyimpulkan bahwa bumi berbentuk bulat, posisi matahari pun pasti akan berbeda, walaupun kedua kota tersebut hanya berjarak beberapa ratus kilometer saja.


Refrensi/Sumber : http://sains.kompas.com/read/2017/09/30/170400623/tak-perlu-kirim-satelit-ada-7-cara-buktikan-bumi-itu-bulat

Laporan Akhir (LA) Membuat Sebuah Program Nilai Menggunakan R Prog

            Disini saya akan membuat sebuah program nilai / perhitungan nilai dan mencari nilai Max, Min, Jumlah Kelas, Dan Length di sebuah aplikasi yang bernama R Prog. Pertama pastikan anda mempunyai aplikasinya tersebut. Jika anda tidak mempunyai aplikasi R Prog maka download di google secara gratis. Baiklah saya akan menjelaskan maksud dari codingan yang ada pada gambar dibawah ini :
Data = C (11,9,8,8,5,12,13,14,15,14,20,11,9,5,8,20,12,14,15,11,21,22,24,25,26,9,5,8,30,31,25,24,9,8,5,13,15,21,21,24,26,9,5,31,31,32,30,33,25,24)

Perintah Length ini berfungsi untuk menghitung total semua data.
length (data)     : maksudnya adalah menghitung keseluruhan semua data yang telah di input.
Max (data)       : mencari data terbesar dari semua data yang telah di input.
Min (data)        : mencari data terkecil dari semua data yang telah di input.
Jmlkelas           : untuk mencari jumlah kelas digunakan rumus “ 1+(3.322*log10(length(data))) ”
 Jika hasilnya 6,6 maka jika dibulatkan dengan fungsi “ round ” maka hasil berubah
  menjadi 7. Jika hasil 6,4 maka berubah menjadi 6.
Sort                  : untuk mengurutkan data dari terkecil hingga terbesar.
Jangkauan        : untuk mencari nilai selisih dari data diatas menggunakan rumus max (data) – min 
  (data).
Interval            : untuk mencari nilai interval, dapat dicari dengan rumus jangkauan dibagi dengan  
  jumlah kelas. Akan terasa sangat mudah untuk mencari nilai interval ini karena lagi-lagi
  sebelumnya kita sudah menampung nilai jangkauan dan jumlah kelas pada suatu
  variable.


Laporan Akhir (LA) Membuat Grafik Data Berdasarkan Angka Kematian Bayi Tiap Provinsi Di Indonesia Dengan R Prog

                Disini saya akan membuat grafik data Berdasarkan data angka kematian Bayi tiap provinsi di Indonesia dari tahun 1971 – 2012 di sebuah aplikasi yang bernama R Prog. Pertama pastikan anda mempunyai aplikasinya tersebut. Jika anda tidak mempunyai aplikasi yang bernama R  Prog  maka  anda bisa download di google secara gratis. Baiklah saya akan menjelaskan maksud dari codingan yang ada pada gambar dibawah ini:














Pertama masukan data seperti diatas, setelah itu dicari length nya yaitu jumlah data tersebut ada 296 data.
 


Selanjutnya kita harus mengurutkan data dengan codingan sort (data) berfungsi untuk mengurutkan data dari kecil ke besar.


Selanjutnya kita akan mencari jmlkelas dengan menggunakan rumus ‘1+(3.22*log10(length(data)))’ jika hasilnya 9.209631 maka fungsi round disini adalah untuk membulatkan hasil jml kelas tersebut menjadi 9 karena dibawah 9,5 dan misalkan diatas 9,5 maka hasilnya 10.

 







Selanjutnya adalah kita mencari jangkauan, fungsi jangkauan ini adalah untuk mencari nilai selisih dari data diatas menggunakan rumus max (data) – min (data). Dan interval fungsinya adalah untuk dapat dicari dengan rumus jangkauan dikurangi dengan jumlah kelas. Akan terasa sangat mudah untuk mencari nilai interval ini karena lagi-lagi sebelumnya kita sudah menampung nilai jangkauan dan jumlah kelas pada suatu variable.

Lalu kembali lagi ke codingan tabel = edit (data.frame()) untuk mengedit table tersebut dengan diisi kolom kelas seperti gambar diatas.

Kalo sudah bisa dicek lagi dengan codingan ‘tabel’ maka muncul seperti gambar diatas.



Selanjutnya codingan diatas adalah untuk mencari sebuah frekuensi  x,y,z untuk menyeleksi data terhadapa kelas yang tersedia.



Maksud codingan diatas adalah frekuensi data yang akan diseleksi dari angka 14 sampai dengan 36 dan hasilnya ada 74, begitu juga selanjutnya sampai dengan frekuensi  (data, 198,221).





Maksud codingan diatas adalah untuk  memanggil nilai frekuensi nya  kedalam tabel dengan manggil variabel frekuensi tersebut, dan tabel untuk memunculkan isi tabel kelas frekuensi tersebut.

Maksud codingan diatas adalah mencari Median data yang akan diseleksi dari angka 14 sampai dengan 36 dan hasilnya adalah 25, begitu juga selanjutnya sampai dengan median (198:221).



Selanjutnya maksud codingan diatas adalah data dari med = c adalah hasil dari gambar sebelumnya (mencari median). Lalu untuk  memanggil nilai frekuensi nya  kedalam tabel dengan manggil variabel median tersebut adalah med, dan tabel untuk memunculkan isi tabel kelas frekuensi dan median tersebut.

Codingan selanjutnya adalah hist (data, main = ‘data’) untuk memunculkan data dalam bentuk grafik batang.

Codingan selanjutnya adalah plot ( med, frek, main = ‘data’)  untuk memunculkan data dalam bentuk diagram plot.

Codingan selanjutnya adalaha polygon (med, frek, main = ‘data’) untuk memunculkan data dalam bentuk Poligon

Berdasarkan data angka kematian Bayi tiap provinsi di Indonesia dari tahun 1971 – 2012.


Laporan Akhir (LA) Membuat Program Menu Dalam COBOL

Disini saya akan membuat sebuah program menu yang berisikan biodata mahasiswa, program until, dan hasil nilai UTS dan UAS anda menggunakan aplikasi COBOL, pertama pastikan anda mempunyai aplikasi COBOL. Bagi yang tidak punya bisa di download di internet secara gratis. Baiklah, pertama masukan codingan di notepad seperti gambar dibawah ini:

Logika/codingan pada gambar diatas yang dimaksud adalah:
IDENTIFICATION DIVISION             :Buat kita ngasih judul program sama nama programnya
PROGRAM-ID. MENU.                       : Nama programnya / tipe program adalah menu
ENVIRONMENT DIVISION               : Untuk kita supaya tersambung dengan output programnya
DATA DIVISION.                               : Tempat kita menentukan variabel dan tipe datanya
WORKING-STORAGE SEC.               : Bagian dari DATA DIVISION.
01 dan 02 adalah untuk leven numbernya dan ada A(20) adalah memasukan karakter kurang dari 20, dan 9(8) adalah memasukkan angka numerik sebanyak 8x.


Maksud codingan diatas adalah Display untuk menampilkan saat program running yaitu ada Biodata, Segitia 1, Nilai, Dan Exit. Dan accept pil adalah untuk menerima laporan dan memutuskan programnya dijalankan dengan variable PIL, dan ACCEPT L adalah untuk membatasi / mempause untuk tidak menghilangkan cetakan outputan.

Maksud codingan diatas adalah (8,1) adalah baris ke 8 kolom ke 1, dan itu berlaku untuk seterusnya, dan CETAK=HASIL adalah untuk mencetak yang sudah kita masukkan saat program running.

Pada menu kedua ini akan mengeluarkan output masukan banyaknya perulangan. Varabel N adalah untuk meyimpan nilai yang kita inputkan. Maksud codingan diatas adalah Display ( , )  adalah untuk Mencetak inputan dari data N dengan berupa angka, lalu diterima oleh ACCEPT N bahwa data tersebut benar adanya. Perform Cetak adalah untuk menampilkan  / mencetak saat program berjalan. Codingan selanjutnya ada VARYING I  FROM 1 BY 1 UNTUL I > N adalah untuk di perform cetak, setelah kondisi ada varying i dari 1 dan sebagainya biasa, i itu nilai pertama, atau kelipatan satu. i lebih kecil dari n dan terus berjalan, sampai ouput habis. Lalu ada codingan AFTER J FROM 1 BY 1 UNTIL J > I yaitu untuk  j dari kelipatan 1 sampai dengan 1 dengan J lebih dari I.

Maksud codingan diatas adalah seperti sebelumnya (8,1) maksudnya adalah baris ke 8 kolom ke 1 dan itu berlaku seterusnya, dan NAMA ANDA : ‘, ACCEPT KELAS. Maksudnya adalah pada saat program input nanti kita disuruh massukkan nama dan nanti akan di terima oleh program, dan itu berlaku dengan kelas, npm, nilai uts, dan nilai uas. Compute hasil = (UTS*0.7) + (UAS*0.3) maksudnya adalah hasil UTS dan UAS yang sudah anda masukkan pada saat running program akan dikalikan 0.7 untuk UTS dan 0.3 untuk UAS dan hasilnya akan ditambahkan .

Kalau sudah mengikuti cara seperti diatas maka langsung saja kita merunning program dan hasilnya akan seperti gambar dibawah ini: